Moveon88 – Osasuna mengubah wajah perebutan gelar La Liga 2025-26 dengan kemenangan 2-1 yang penuh drama atas pemuncak klasemen Real Madrid di El Sadar, Pamplona, hasil yang membuka kans Barcelona untuk naik ke puncak. Real tetap tertahan di 60 poin, hanya dua angka di atas Barcelona yang masih menyimpan satu laga tunda dan akan menjamu Levante pada hari Minggu. Malam yang berdenyut dari awal hingga akhir ini dirangkai oleh duel intens, keputusan VAR yang krusial, dan penyelesaian klinis pada menit akhir yang memecah kebuntuan.
Madrid sejatinya membuka laga dengan niat menginjak pedal gas, mengalirkan bola cepat ke sayap dan memaksa Osasuna bertahan rapat. Namun tuan rumah segera menemukan ritme melalui serangan balik tajam yang berulang kali menguji konsentrasi lini belakang Los Blancos. Pada menit ke-24, Thibaut Courtois melakukan penyelamatan satu tangan yang menakjubkan dari jarak dekat setelah sapuan Alvaro Carreras salah arah dan nyaris berujung petaka di kotak enam yard. Osasuna kian berani menekan; empat menit kemudian, Ante Budimir menyundul bola yang membentur tiang, mempertebal sinyal bahwa El Sadar bukan sekadar panggung lewat. Real membalas ancaman melalui Kylian Mbappe di menit ke-30, ketika tembakan kerasnya dari tepi kotak ditepis Sergio Herrera menjauh dari tiang. Dari sepak pojok yang menyusul, upaya David Alaba diblok bek Osasuna di tengah kepadatan pemain, menunda gol pembuka yang diincar tim tamu.
Terobosan akhirnya datang pada menit ke-34 untuk Osasuna, di tengah tensi menukik yang mengunci napas penonton tuan rumah. Budimir menerobos ke area terlarang dan berbenturan dengan Courtois. Wasit sempat mengeluarkan kartu kuning untuk Budimir karena menilai ada simulasi, namun tinjauan VAR memperlihatkan kiper Real menginjak kaki sang penyerang. Keputusan dibalik, kartu kuning dianulir, dan titik putih diberikan. Budimir mengeksekusi dengan ketenangan seorang spesialis, mengecoh Courtois dan meledakkan tribune. Sejak momen itu, Osasuna tampil lebih percaya diri, menutup ruang antarlini dan memaksa Madrid bermain lebih sabar sembari menunggu celah yang jarang tersedia.
Babak kedua memperlihatkan Madrid meningkatkan tekanan, tetapi disiplin bertahan Osasuna membuat setiap upaya harus dirangkai ekstra teliti. Sebuah momen seolah mengubah nasib ketika Mbappe menaklukkan Herrera pada menit ke-70, namun selebrasi seketika padam setelah VAR memvonis offside tipis. Tiga menit berselang, Real akhirnya mendapatkan apa yang mereka kejar: Federico Valverde melaju di sisi kiri, menusuk hingga kotak, dan mengirim umpan silang rendah yang disambar Vinicius Junior dari jarak dekat. Gol pada menit ke-73 itu menyamakan kedudukan dan menghidupkan lagi keyakinan Los Blancos untuk memungut tiga poin. Tekanan Madrid memuncak; Javi Galan sampai harus melakukan intervensi krusial pada menit ke-78 dengan membelokkan upaya Mbappe yang sudah mengarah ke gawang, momen pertahanan heroik yang mempertahankan napas Osasuna.
Saat Madrid terlihat semakin dekat pada gol kemenangan, akhir cerita justru berbelok ke arah yang tak mereka inginkan. Memasuki waktu tambahan, Dani Ceballos kehilangan bola di area vital, dan Osasuna secepat kilat bertransisi. Raul Moro, yang tajam membaca situasi, mengirim umpan terobosan ke Garcia del Haro. Sang penyerang memenangi duel, melewati Raul Asencio, lalu menghujamkan tembakan ke sudut atas gawang Courtois. Gol sempat dianulir asisten wasit karena offside, namun VAR kembali menjadi penentu: posisi onside, gol disahkan, euforia pun meledak di El Sadar. Bagi Osasuna, ini bukan hanya tiga poin, melainkan kemenangan bersejarah yang melampaui momen; bagi Madrid, ini adalah pukulan telak di jalur juara pada malam ketika detail kecil menentukan hasil besar.
Usai laga, manajer Real Alvaro Arbeloa mengakui timnya kurang tajam pada sepertiga akhir. “Kami kurang tajam, gigih, dan cepat di lini depan. Kami memiliki banyak ruang untuk perbaikan dan jalan panjang di depan kami, dimulai pada hari Rabu di Liga Champions melawan Benfica,” ujarnya. Kutipan itu menggambarkan problem mendasar yang terlihat jelas di Pamplona: penguasaan tak selalu berujung peluang bersih, dan penyelesaian, keputusan, serta koordinasi di area krusial belum selaras dengan tuntutan perburuan gelar. Kendati demikian, peluang Real tentu belum berakhir, terlebih mengingat kepadatan jadwal yang memberi ruang bagi dinamika klasemen untuk berputar lagi. Namun, ketajaman Osasuna memanfaatkan setiap momen, keberanian mereka menekan, serta ketenangan di saat penentuan membuat perbedaan pada malam yang memadatkan jarak di papan atas.
Di sisi lain, hari yang sarat drama di La Liga juga menampilkan pesta gol di Metropolitano. Atletico Madrid menghentikan tren buruk dengan kemenangan 4-2 atas Espanyol, berkat torehan dua gol Alexander Sorloth. Kemenangan ini menjadi yang pertama dalam empat laga liga bagi pasukan Diego Simeone, sekaligus memperlebar jarak enam poin dari Real Betis di posisi kelima usai Betis ditahan 1-1 oleh Rayo Vallecano. Meski tertinggal 12 poin dari Real dan praktis tersisih dari pacuan gelar, Atletico menjaga posisi empat besar tetap aman jelang leg kedua play-off Liga Champions kontra Club Brugge pada Selasa, setelah hasil imbang 3-3 yang liar di Belgia.
Pada akhirnya, El Sadar kembali membuktikan reputasinya sebagai kandang yang tak bersahabat bagi penguasa. Osasuna menang dengan cara yang mencerminkan identitas mereka: disiplin, efisien, dan kejam memanfaatkan celah. Real Madrid pulang dengan pelajaran berharga, sementara Barcelona mengintai dari belakang, menunggu kesempatan untuk mengambil alih pucuk. Persaingan gelar kini semakin terbuka, dan setiap menit di sisa musim menjelma jadi pertarungan bernilai ganda. Di malam ketika detail berbicara lantang, Osasuna menjadi suara paling nyaring yang mengguncang puncak klasemen.
Keajaiban El Sadar: Osasuna Tumbangkan Real Madrid 2-1, Persaingan Gelar La Liga Makin Mendidih Moveon88 – Osasuna mengubah wajah…
Epos Pembuka MLS: Messi Kembali, Inter Miami Tantang LAFC di Coliseum Moveon88 – Dua klub paling bernilai di Major…
Debut Mewah Vitor Pereira: Forest Lumat Fenerbahce 3-0 di Istanbul, Stuttgart Rusak Pesta 1.000 Laga Martin O’Neill Moveon88 –…
Pesta Empat Gol Anthony Gordon: Newcastle Lumat Qarabag 6-1, Jalan ke 16 Besar Terbentang Lebar Moveon88 – Anthony Gordon…