Paris – PSG yang telah mengamankan gelar Ligue 1 keempat berturut-turut pada awal bulan ini dan melaju ke semifinal Liga Champions 2025 secara mengejutkan menuai hasil negatif pada lanjutan pertandingan Ligue 1 Sabtu (26/4/2025) dinihari WIB.
Bermain di Parc des Princes, PSG gagal menyamai rekor rekor tak terkalahkan terlama sejak awal musim Liga Prancis, setelah mengalami kekalahan pertamanya dengan skor 3-1 saat meladeni Nice yang melaju di peringkat empat klasemen.
PSG yang berharap menjadi tim pertama yang menyelesaikan musim liga utama Prancis tanpa kalah satu pertandingan pun, harus melihat rekor tak terkalahkannya di Ligue 1 musim ini akhirnya berakhir dengan kekalahan kandang melawan Nice pada hari Jumat, tepat sebelum pertandingan semifinal Liga Champions melawan Arsenal.
Klub Paris ini telah mencatatkan tak terkalahkan dalam 30 pertandingan Ligue 1 musim ini, dan tidak pernah kalah dalam 41 pertandingan terakhirnya melawan tim Prancis sejak kalah 3-1 di kandang sendiri melawan Toulouse pada 12 Mei tahun lalu.
Morgan Sanson menjadi pemain yang berhasil membobol dua gol untuk Nice di menit ke-34 dan menit ke-46. Satu Gol tim, tamu dicetak Youssouf Ndayishimiye di menit ke-70.
Fabian Ruiz menyamakan kedudukan PSG di akhir babak pertama, menyamakan kedudukan setelah gol pembuka Sanson. Namun, Sanson mencetak gol lagi hanya 22 detik memasuki babak kedua, dan Youssouf Ndayishimiye kemudian menyundul bola untuk mengubah kedudukan menjadi 3-1.
“Bagi saya hasilnya tidak adil tetapi itulah sepak bola, Anda harus menerimanya,” kata pelatih PSG Luis Enrique, yang melihat timnya mendominasi permainan dengan penguasaan bola 76 persen dan lebih dari 30 tembakan ke gawang.
Hasil ini membuat PSG, yang telah mengamankan gelar Ligue 1 keempat berturut-turut pada awal bulan ini, gagal menyamai rekor rekor tak terkalahkan terlama sejak awal musim Prancis. Rekor itu masih dipegang oleh Nantes, yang tidak terkalahkan selama 32 pertandingan sebelum menderita satu-satunya kekalahan dalam perjalanannya memenangkan gelar pada 1994/95.
Hasil kekalahan di kendang ini walau mempengaruhi mental para pemain yang akan berlaga di semifinal Liga Champions melawan Arsenal, tapi mereka harus segera melupakannya. PSG harus fokus menuju London untuk pertandingan leg pertama babak empat besar Liga Champions melawan Arsenal pada Selasa, sebelum pertandingan kembali di Parc des Princes pada 7 Mei.
Lookman Membalik Malam, Simeone Kembali ke Panggung Terbesar Eropa Moveon88 – Metropolitano malam itu bukan sekadar stadion. Ia adalah…
Anfield Harus Jadi Saksi Keajaiban: Liverpool dan Beban Besar Membalikkan Takdir Melawan PSG Moveon88 – Arne Slot tidak mencoba…
Villarreal Permalukan Athletic Bilbao di San Mamés, Tim Basque Terjerumus ke Bayang-Bayang Degradasi Moveon88 – Ini bukan sekadar tiga…
Yamal Menyala, Barca Pesta, dan La Liga Hampir Tak Bisa Lepas dari Tangan Mereka Moveon88 – Pada sore yang…