Moveon88 — Republik Irlandia menyalakan kembali asa ke Piala Dunia 2026 lewat kemenangan 2-0 atas Portugal di Stadion Aviva. Dua gol Troy Parrott di babak pertama dan kartu merah Cristiano Ronaldo menjadi titik balik laga yang membuat pemuncak Grup F itu kembali gagal mengunci tiket otomatis.
Portugal masih memimpin Grup F dengan 10 poin, unggul dua angka atas Hungaria dan tiga atas Irlandia, dengan satu laga sisa pada Minggu. Hanya juara grup yang lolos langsung. Kemenangan ini hadir pada malam ketika Hungaria menekuk Armenia 1-0, menambah tekanan bagi Irlandia untuk setidaknya menghindari kekalahan.
Bagi Irlandia, tiga poin bukan sekadar angka: mereka terakhir tampil di Piala Dunia pada 2002, dan momentum ini menghidupkan kembali keyakinan publik Aviva.
Sejak awal laga, Portugal menguasai bola dan wilayah. Irlandia memilih blok rendah yang rapi, menutup jarak antarlini, dan siap menyengat melalui transisi cepat ke ruang di belakang full-back Portugal.
Gol pembuka lahir pada menit ke-17 dari fase kedua bola mati: sepakan sudut yang tak bersih dikembalikan Liam Scales ke area berbahaya, disambar Parrott di tiang dekat untuk menaklukkan Diogo Costa.
Portugal merespons lewat peluang Joao Neves (melebar tipis) dan tandukan Joao Felix (melambung), namun tuan rumah hampir menggandakan skor kala Chiedozie Ogbene menembak keras dan bola membentur tiang.
Menjelang jeda, Parrott kembali memukul: menerima bola di kiri, memotong ke dalam, mengecoh bek, lalu melepas tembakan datar ke tiang dekat. 2-0 di interval—bukti ketajaman Irlandia membaca momen saat Portugal gagal menerjemahkan dominasi menjadi peluang bernilai tinggi.
Portugal meningkatkan intensitas, menekan lebih tinggi, dan mencoba lebih langsung melalui kombinasi cepat di setengah ruang.
Momentum berbalik pada sekitar menit ke-60. Ronaldo, yang tampak frustrasi oleh rapatnya pertahanan Irlandia, terlibat insiden dengan Dara O’Shea. Setelah tinjauan VAR, wasit mengangkat kartu merah karena sikutan ke punggung bek Irlandia tersebut.
Bermain dengan 10 orang, Portugal dipaksa melebarkan serangan ke sayap dan berkali-kali tersendat oleh sapuan dan antisipasi lini belakang Irlandia. Di sisi lain, tuan rumah terus mengancam lewat serangan balik ke ruang di belakang garis tinggi Selecao. Parrott berburu hat-trick, Ogbene menguji sisi kanan Portugal, sementara duet Scales–O’Shea tampil nyaris tanpa cela.
Kartu merah Ronaldo langsung berpotensi berimbas pada masa larangan bertanding yang, bila Portugal lolos, bisa memengaruhi keikutsertaannya di awal Piala Dunia. Pada usia 40 tahun, setiap absensi memangkas menit berharga di panggung yang mungkin menjadi salah satu kesempatan terakhirnya. Ini melengkapi catatan getir Ronaldo kontra Irlandia setelah kegagalan penalti pada pertemuan Oktober.
Badai Bola Mati di Emirates: Arsenal Tekuk Chelsea 10 Pemain, Asa Juara Makin Menggelegak Moveon88 – Arsenal memenangi lagi-lagi…
Tegas Melawan Rasisme: Benfica Skors Lima Suporter Usai Insiden Vinicius Junior, Laga Sempat Terhenti 10 Menit dan Madrid Melaju …
Penalti Samardzic Sahkan Kebangkitan Atalanta, Singkirkan Dortmund 4-1 dan Lolos ke 16 Besar Moveon88 – Atalanta menulis salah satu…
Tancap Gas ke Eropa: Newcastle Perkasa ke 16 Besar Liga Champions dengan Agregat 9-3 Moveon88 – Newcastle United mengukuhkan…