Moveon88 – Barcelona mengubah malam yang semula penuh kecemasan menjadi pesta kelolosan setelah bangkit dari ketertinggalan dan menghancurkan Copenhagen 4-1, memastikan tiket langsung ke babak 16 besar Liga Champions dari posisi kelima fase liga. Pada laga yang digelar Rabu waktu setempat itu, tim asuhan Hansi Flick sempat tersentak oleh gol cepat Viktor Dadason, tetapi merespons dengan kedewasaan dan akurasi di paruh kedua melalui torehan Robert Lewandowski, Lamine Yamal, Raphinha, dan sepakan bebas telat Marcus Rashford yang menembus hadangan Dominik Kotarski.
Format baru Liga Champions menuntut konsistensi tinggi: delapan tim teratas fase liga melaju langsung ke 16 besar, sementara peringkat 9–24 harus melewati play-off dua leg. Barcelona memasuki laga dengan pengetahuan sederhana namun menekan—tiga poin akan menutup buku fase liga tanpa drama tambahan. Tekad itu justru diuji sejak menit keempat ketika umpan ceroboh Jules Kounde dipatahkan, Dadason menyusup di belakang Pau Cubarsi, dan melepaskan tembakan presisi yang tak mampu dijangkau Joan Garcia. Tertinggal sedini itu menghadirkan jeda sunyi di kubu Blaugrana dan memompa kepercayaan diri Copenhagen, yang memaksimalkan intensitas dan dukungan publik untuk menekan.
Barcelona merangkai respons perlahan tetapi pasti. Mereka menguasai bola lebih lama, menggerakkan ritme lewat sirkulasi pendek yang sabar, dan menaruh angka di half-space untuk memecah blok pertahanan lawan. Namun, efektivitas menjadi persoalan. Kotarski menepis penyelesaian Lewandowski yang mengarah ke sudut dan melanjutkan malam impresifnya dengan mengalihkan tembakan Eric Garcia, sebelum upaya jarak jauh sang bek membentur mistar dan memantul ke luar. Babak pertama berakhir dengan rasa frustasi: kontrol ada, kesempatan tercipta, tetapi penyelesaian belum bertemu detail akhir.
Intervensi ruang ganti menjadi pembeda. Tiga menit setelah jeda, Barcelona mematahkan kebuntuan dengan urutan yang rapi dan cepat: Dani Olmo menemukan ruang di kanan, mengirim umpan terukur ke Lamine Yamal, dan sang wonderkid menunjukkan ketenangan pemain senior saat mengirim bola mendatar ke Robert Lewandowski untuk diselesaikan tanpa cela. Gol penyama itu tidak hanya membuka kembali jalur kemenangan, ia juga meruntuhkan kepercayaan diri Copenhagen yang dibangun sejak awal.
Momentum seketika bergeser. Yamal—yang menjadi poros kreativitas di sisi kanan—mengambil alih panggung pada menit ke-60. Mendapat ruang di tepi kotak, ia melepaskan tembakan yang membentur Elias Achouri dan melambung tak terjangkau Kotarski. Gol keberuntungan yang lahir dari keberanian menembak itu menegaskan kematangan Yamal dalam membaca momen. “Kami semua datang ke sini malam ini dengan tujuan finis di delapan besar, kami sangat senang dengan kemenangan ini. Ketika mereka mencetak gol ke gawang Anda di Liga Champions, sangat sulit untuk bangkit kembali, tetapi tim ini kuat dan berhasil melakukannya,” ucapnya kepada Movistar, merangkum mentalitas kolektif yang ditunjukkan Barcelona.
Ketika Copenhagen mencoba mengatur ulang tekanan, Barcelona menutup pintu lebih rapat. Keunggulan 2-1 diperlebar melalui momen kontroversial saat Lewandowski dijatuhkan oleh Junnosuke Suzuki di area terlarang. Kontak yang minim memicu protes keras dari kubu Denmark, namun keputusan wasit berdiri. Raphinha maju sebagai eksekutor dan melepaskan tendangan bertenaga yang menaklukkan Kotarski meski kiper tersebut menebak arah dengan tepat. Gol itu mengubah tensi laga: Barcelona lebih tenang mengelola bola, Copenhagen terpaksa meninggikan garis pertahanan, dan ruang transisi kian terbuka.
Masuknya Marcus Rashford—yang datang ke Camp Nou dengan status pinjaman dari Manchester United—menambah variasi ancaman. Di menit-menit akhir, ia memahat gol kelimanya di Liga Champions musim ini melalui tendangan bebas yang melengkung tajam melewati pagar hidup dan tak mampu dijinakkan Kotarski. Penyerang Inggris itu bahkan nyaris mencetak gol keduanya ketika sepakan jarak jauh menghantam mistar, menegaskan betapa tajamnya kontribusi dari bangku cadangan pada fase penutup laga-laga Eropa.
Copenhagen tidak menyerah tanpa perlawanan. Tekanan mereka menghasilkan peluang telat yang sempat membuahkan gol Gabriel Pereira, namun dianulir karena offside. Upaya itu menandai malam yang pada akhirnya pahit: posisi ke-31 di klasemen akhir fase liga membuat mereka tersingkir dari kompetisi, menutup perjalanan yang dimulai dengan keberanian namun kandas di hadapan kualitas individual dan kedalaman skuad lawan.
Bagi Barcelona, kemenangan ini menawarkan lebih dari sekadar tiga poin. Ia menjadi bukti kemampuan adaptasi di dalam laga—dari start goyah ke kontrol meyakinkan—serta efektivitas pergantian yang menghidupkan kembali energi dan arah serangan. Hansi Flick mungkin tidak akan puas dengan cara timnya memulai pertandingan, tetapi akan mencatat dengan puas bagaimana struktur, pengambilan keputusan, dan eksekusi meningkat seiring menit berjalan. Lewandowski kembali pada naluri pembunuh di kotak, Yamal menggabungkan keberanian dengan inteligensi, Raphinha menuntaskan tugas berat dari titik putih, dan Rashford menambahkan bumbu penutup dengan spesialisasi bola mati.
Kelolosan langsung ke 16 besar dari peringkat kelima memberi Barcelona waktu dan ruang untuk memulihkan energi, menyiapkan rencana taktik, dan menanti undian dengan kepala tegak. Dalam kompetisi yang menuntut konsistensi setiap pekannya, malam di Camp Nou mini versi Eropa ini menjadi batu pijakan penting—bukan hanya karena skor telak, tetapi karena cara memenangkan pertandingan: bangkit dengan tenang, menekan dengan sabar, dan memastikan hasil tanpa membuka kembali pintu drama.
Drama Menit ke-100: Penalti Mbappé Selamatkan Madrid dari Rayo 9 Pemain, Selisih ke Barca Terpangkas Moveon88 – Kylian Mbappé…
Drama 10 Pemain, PSG Menang di Menit Akhir dan Rebut Lagi Puncak Klasemen Moveon88 – Paris Saint-Germain memetik kemenangan…
Delapan Tahun Penuh Gelar, Babak Baru Menanti: Leon Goretzka Tinggalkan Bayern di Akhir Musim Moveon88 – Leon Goretzka dipastikan…
Barcelona Lumat Copenhagen 4-1, Kunci Tiket Langsung ke 16 Besar dari Peringkat Kelima Moveon88 – Barcelona mengubah malam yang…